Berita

Rapimcab PPP Kota Depok: Tegak Lurus SK DPP, Rajut Soliditas dari Cabang hingga Ranting  

102
×

Rapimcab PPP Kota Depok: Tegak Lurus SK DPP, Rajut Soliditas dari Cabang hingga Ranting  

Sebarkan artikel ini

 

 

 

DEPOK –jurnalnasional.net|| Ruang rapat itu hening ketika palu sidang diketuk. Bukan hening yang kaku, tapi hening yang khidmat.rabu (15/4/26) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok menggelar Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) sebagai ikhtiar merapatkan barisan dan menajamkan arah perjuangan politik ke depan.

 

Forum strategis ini dihadiri lengkap jajaran pengurus DPC, Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kota Depok, hingga perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat.

 

Kehadiran DPW menjadi penegas bahwa langkah konsolidasi di Depok seirama dengan denyut nadi partai di tingkat wilayah.

 

Rapimcab dibuka resmi oleh perwakilan DPW PPP Jawa Barat, Joy Pandhita. Dalam arahannya, Joy tidak banyak berbasa-basi.

 

Ia langsung menohok pada tiga hal: soliditas, kepatuhan, dan kerja nyata.

 

“Kita tidak butuh kader yang ramai di grup, tapi sepi di lapangan. Soliditas itu diukur saat kita taat pada garis kebijakan partai, bukan pada selera pribadi. Agenda politik ke depan hanya bisa dijawab dengan kerja, bukan wacana. Dan kerja itu dimulai dengan kembali ke rakyat,” tegas Joy, disambut anggukan seluruh peserta.

 

Garis itu langsung disambut Ketua DPC PPP Kota Depok, Mazhab HM. Di mimbar utama, ia mengingatkan satu prinsip yang tak bisa ditawar: kepatuhan pada Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) adalah kompas utama menggerakkan roda organisasi.

 

“SK DPP bukan kertas biasa. Ia marwah. Ia perintah perjuangan. Selama kita memegang ini, PPP tidak akan tercerai-berai. Siapa pun kader, dari DPC sampai ranting, wajib tegak lurus. Ini harga mati kalau kita mau partai ini tetap dihormati,” ujar Mazhab dengan nada tegas namun teduh.

 

Komitmen itu diamini langsung dari tingkat bawah.

 

Ketua PAC PPP Beji, Sandy Ruswahyudi, bersama Sekretarisnya, Amsar Amdani, SH, hadir tak sekadar memenuhi undangan.

 

Keduanya menegaskan kesiapan menjadi ujung tombak yang memastikan setiap instruksi DPP dan DPC dieksekusi sampai ke basis paling bawah.

 

“Kami di PAC Beji siap mengawal. Tidak ada kebijakan yang berhenti di meja rapat. Harus sampai ke ranting, ke anak ranting, ke rumah-rumah kader. Itu cara kami menjaga amanah partai,” kata Sandy.

 

Rapimcab kali ini memang tidak hanya seremonial. Forum berubah jadi ruang evaluasi yang jujur dan produktif. Satu per satu PAC menyampaikan laporan, capaian, sekaligus kendala di lapangan.

 

Dari data itulah dirumuskan program kerja ke depan yang lebih membumi: penguatan struktur hingga ranting, sekolah kader, dan strategi pemenangan yang bertumpu pada pelayanan, bukan sekadar baliho.

 

Suasana forum terasa beda. Ada semangat yang sama: PPP Kota Depok tidak mau lagi jalan sendiri-sendiri.

 

Semua sadar, tantangan politik ke depan menuntut disiplin organisasi dan keberanian turun ke masyarakat.

 

Dengan tuntasnya Rapimcab ini, DPC PPP Kota Depok menancapkan satu pesan ke seluruh kader: rumah besar ini hanya kuat kalau tiangnya sama, fondasinya sama, dan arahnya sama. Tiangnya adalah SK DPP.

 

Fondasinya adalah kader yang taat. Arahnya adalah keberpihakan pada umat dan masyarakat Depok.(*)

Neni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *