Berita

Aktivis Pendidikan Ibu Sholehah Resmi Gabung DPC Partai Gerakan Rakyat Tigaraksa

12
×

Aktivis Pendidikan Ibu Sholehah Resmi Gabung DPC Partai Gerakan Rakyat Tigaraksa

Sebarkan artikel ini

 

 

 

 

KAB TANGERANG- jurnalnasional.net||Suasana Rapat Konsolidasi dan Halal Bihalal DPC Partai Gerakan Rakyat (PGR) Tigaraksa baru-baru ini terasa berbeda. Di tengah deretan kader dan simpatisan, muncul sosok wanita paruh baya yang memancarkan energi luar biasa, Minggu (12/4/2025)

 

Beliau adalah Ibu Sholehah, seorang aktivis sekaligus pendidik purna bakti yang kini memantapkan langkahnya di dunia politik melalui Partai Gerakan Rakyat.

 

Bagi Ibu Sholehah, masa pensiun bukanlah alasan untuk berhenti mengabdi. Mengutip hadits Rasulullah SAW,

 

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad), beliau meyakini bahwa sisa usia harus terus didedikasikan untuk membawa dampak positif bagi masyarakat.

 

Duet “Martil” Penyemangat

 

Kehadiran Ibu Sholehah di DPC Tigaraksa seolah menjadi energi baru yang bersinergi dengan tokoh lainnya, seperti H. Muktar. Jika H. Muktar menunjukkan komitmennya dengan menyediakan kios miliknya sebagai markas kantor DPC dan DPD, Ibu Sholehah hadir membawa kekuatan gagasan dan pengalaman empiris di dunia pendidikan. Keduanya kini dijuluki sebagai “martil” penyemangat bagi pergerakan partai di wilayah tersebut.

 

*Fokus pada Moral dan Adab Anak Bangsa*

Keputusannya bergabung dengan partai yang dipimpin oleh Anies Rasyid Baswedan ini didasari oleh kegelisahan yang mendalam terhadap kualitas pendidikan nasional. Sebagai praktisi yang telah lama berkecimpung di dunia sekolah, ia melihat adanya penurunan kualitas adab dan moral pada generasi muda saat ini.

 

“Aspirasi dan pengalaman saya harus memiliki wadah. Saya ingin melihat dunia pendidikan kita kembali bercahaya. Saat ini, adab dan moral anak-anak kita seolah menjauh dari tujuan pendidikan yang sebenarnya,” ungkap Ibu Sholehah.

 

*Dari Relawan Menuju Perjuangan Formal*

 

Perjalanan politik Ibu Sholehah bermula dari perannya sebagai relawan setia “Abah Anis”. Kini, ia memilih bertumpu pada Partai Gerakan Rakyat karena percaya pada visi kepemimpinan sang Ketua Umum.

 

Ia berharap, di bawah bendera PGR, kebijakan pendidikan Indonesia dapat dibenahi sehingga mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.

 

Masuknya Ibu Sholehah menjadi bukti bahwa Partai Gerakan Rakyat di Tigaraksa mampu merangkul berbagai lintas generasi—dari yang muda hingga para tokoh senior yang kaya akan pengalaman—semuanya bersatu demi satu tujuan: perubahan bangsa yang lebih baik. (*)

Neni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *